Festival dihadiri Pembina UKM LPTQ Muhammad Mufid, M.Pd.I., pengurus, dewan juri, dan peserta. Perlombaan meliputi Rebana Banjari (200 peserta), Musabaqah Tilawatil Qur'an (MTQ) (33 peserta), dan Musabaqah Hifdzil Qur'an (MHQ) (29 peserta).
Ketua Panitia, Sohib Yusuf Akmal Peno, mengajak seluruh peserta menjaga sportivitas dan menampilkan kemampuan terbaik.
"Siapa yang berlatih dengan sungguh-sungguh, insyaallah akan memperoleh hasil terbaik," ujarnya.

Ketua Umum UKM LPTQ, Sohibah Nadia Mir'ati Na'ila, mengatakan FESQI bukan sekadar ajang perlombaan, tetapi juga wadah mempererat silaturahmi serta menumbuhkan kecintaan generasi muda terhadap Al-Qur'an melalui seni.
"Kami berharap FESQI bukan sekadar perlombaan, tetapi menjadi ruang untuk merajut persaudaraan, memperluas silaturahmi, dan menghadirkan generasi yang mencintai Al-Qur'an melalui seni," katanya.
Pembina UKM LPTQ, Muhammad Mufid, M.Pd.I., menilai FESQI menjadi sarana pembinaan bakat sekaligus persiapan menuju MTQ tingkat yang lebih tinggi.
"Kami berharap potensi peserta terus berkembang dan mampu mengharumkan nama UIN KH. Abdurrahman Wahid Pekalongan," katanya.
Salah satu peserta MTQ, Nabila Azzahra, mengaku senang mengikuti FESQI karena dapat menambah pengalaman dan memperluas relasi. Sementara peserta Rebana Banjari, Ahmad Rizki Pratama, menilai festival ini menjadi wadah positif untuk mengembangkan seni Islami sekaligus mempererat ukhuwah antarpeserta.
Penulis : Naila
Editor : KOMINFO UKM LPTQ 2026